PELATIHAN PENGUATAN LEMBAGA BERSAMA JARINGAN KERJA LEMBAGA PELAYANAN KRISTEN (JK-LPK)
Jun 23rd, 2009 by adminYayasan Maha Bhoga Marga mengikuti Pelatihan Penguatan Lembaga (23 -26 Juni 2009)
Sebagai bagian dari Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen (JK-LPK), Yayasan Maha Bhoga Marga (YMBM) menghadiri “Training of Trainers Capacity Building” yang diselenggarakan oleh JKLPK dengan tema “Memperkuat Lembaga Pelayanan Kristen untuk merebut Anggaran Publik – Melangkah Dari proyek ke Gerakan Rakyat”. Yayasan MBM sendiri akan diwakili oleh Liana Susana Hematang (staff advokasi) dan Hendrik Daud Ngelo (Pembina Kelompok). Training penguatan lembaga ini akan berlangsung selama empat (4) hari dari tanggal 23 – 26 Juni 2009 di Wisma Anggraini Bogor. Pelatihan atas kerjasama JKLPK, Perkumpulan Prakarsa dan CSO Working Group akan mengahadirkan pembicara diantaranya Pdt.Bambang Subandrijo (STT Jakarta), Abdul Waidi (P3M), Yuna Farhan (FITRA) dan Ridaya Laodengkowe.
Tujuan dari pelaksanaan Capacity Building ini adalah:
· Menyatukan persepsi dan membangun visi bersama tentang anggaran yang berpihak pada masyarakat miskin dan sensitif gender
· Memahami fungsi, tujuan, sistem dan proses anggaran publik baik secara politis dan teknis: landasan hukum penetapannya; mengetahui aktor/stakeholder terkait dan konflik kepentingan yang bermain dalam setiap lini proses; serta teknik membaca dan menganalisa anggaran
· Melakukan pemetaan ulang peluang ketelibatan masyarakat/LPK dalam setiap celah prosesnya, mengukur kekuatan advokasi LPK di region dan menyusun langkah-langkah strategis untuk penganggaran yang partisipatif di local.
Adapun agenda dari Pelatihan Penguatan Lembaga ini:
· Brainstorming: penjelajahan pengalaman advokasi lembaga khususnya berkenaan dengan anggaran publik
· Kemiskinan dan Anggaran Publik dalam Konteks HAM dan Perspektif teologi: Pemandangan pandangan Alkitab mengenai tanggungjawab manusia dalam membela kaum miskin, lemah dan tertindas
· Anggaran Publik dan Pro Poor Budget: Filosofi, kebijakan dan fungsi anggaran serta konsep anggaran yang berpihak pada masyarakat.
· Sistem, Metode dan Prosedur Penyusunan Anggaran: Mengidentifikasi proses, actor yang terlibat dalam setiap proses anggaran dan konflik kepentingan umum
· Penganggaran Daerah: Menganalisa konsistensi kebijakan dokumen perencanaan dan penganggaran daerah
· Analisis Anggaran: Belajar untuk mengupas cerminan pro-poor atau tidaknya kebijakan, mengkaji penerimaan atau pemasukan dari makna anggaran yang diperoleh (revenue)
· Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Anggaran: Mengidentifikasi penyimpangan dalam pelaksanaan anggaran dan memahami pertanggungjawaban APBD
· Strategi Advokasi Anggaran: Mencakup prinsip advokasi APBD, merumuskan kelompok sasaran advokasi, strategi tahap penyusunan, pengesahan, pelaksanaan, pertanggungjawaban dan strategi pendukung disetiap anggaran
· Rencana Tindak lanjut: menentukan focus isu, menyusun langkah yang akan dilakukan, mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman.
Dari semua agenda pelaksanaan training ini diharapkan agar setiap lembaga memiliki suatu metode dan strategi yang pro masyarakat miskin yang sesuai dengan visi dan misi pelayanan JKLPK, dan bias diterapkan di lembaga pelayanan masing-masing.