Dalam upayanya mengembangkan sayap pelayanan, dengan tujuan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang berada di kawasan Bali Barat serta efisiensi dalam pelayanan, Yayasan Maha Bhoga Marga, pada hari Minggu, 17 Januari 2010, menaikkan status Kantor Unit Pembantu Negara menjadi Kantor Unit Negara. Kenaikan status ini secara otomatis akan lebih memudahkan proses pelayan terutama dalam bidang Peminjaman Modal Sarana Usaha (PMSU). Hal ini diamini sendiri oleh Drh.I Gede Suwarna, yang ditunjuk untuk menjabat sebagai Kepala Unit Pelayaan Negara. “Selama ini dokumen penting harus diserahkan ke kantor pelayanan Melaya untuk ditandatangani. Sekarang, dengan memiliki otoritas sendiri, waktu yang dipakai lebih efisien, dan diharapkan hal ini akan semakin mendongkrak kinerja pelayanan” demikian ujar dokter hewan yang sudah mengabdi di Yayasan MBM selama lebih dari 10 tahun. Peresmian Kantor Unit ini dilaksanakan bersamaan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun Yayasan Maha Bhoga Marga yang ke-82 serta perayaan Natal Yayasan MBM 2009.
Moment peresmian kali ini memang sengaja disatukan dengan perayaan Natal dan perayaan HUT Yayasan MBM. Selain karena jaraknya yang berdekatan, juga dikarenakan banyaknya kegiatan Yayasan yang sangat menyita waktu. Hal tersebut dibenarkan oleh Pdt. Nengah Suama, Direktur Yayasan MBM yang mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan Yayasan di akhir tahun sangat menyita waktu dan tenaga. “Memang benar bahwa perayaan Natal 2009 disatukan dengan peresmian Kantor cabang dan Perayaan HUTYayasan untuk menghemat waktu. Padatnya kegiatan kita pada akhir tahun menjadi alasan penyatuan perayaan kali ini” imbuh Pendeta yang sesekali melayani di Jemaat Gabriel, Pegending.
Hadir dalam peresmian kali ini adalah Drs. I Wayan Sudira Husada, Bishop Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB), yang juga bertindak sebagai Pembina Yayasan MBM. Dalam wejangannya, beliau menegaskan bahwa pelayanan kita ini adalah wujud dari kasih Allah kepada manusia. “Melalui Yayasan ini, kiranya kasih Allah semakin nyata bagi kalangan masyarakat yang membutuhkan” tegas Bishop yang sebelumnya pernah menjabat sebagai pendeta Jemaat Abianbase. Bersama dengan Pdt.Putu Yosia Yogiarta (Pelayan GKPB Jemaat Negara) yang memimpin ibadah peresmian ini, Bishop GKPB secara resmi membuka Kantor Yayasan MBM Unit Negara. “dalam usianya yang ke 28, kiranya Yayasan MBM terus memperlihatkan kedewasaan dalam pelayanannya, sehingga bisa mencapai visi dan misi Yayasan, yaitu menjadi jalan mulia menuju kesejahteraan”, imbuhnya.
Ibadah pengucapan syukur kali ini, selain dihadiri oleh seluruh karyawan Yayasan MBM Unit Kapal maupun Melaya, juga turut hadir adalah para Majelis jemaat Immanuel Ambyarsari, PNIEL Blimbingsari dan Negara, serta karywan PT.BPR Kapal. Karyawan Yayasan MBM dan PT.BPR MBM juga turut memeriahkan perayaan sederhana ini dengan menyumbangkan pujian sebagai wujud ungkapan syukur.
Kiranya Tuhan memberkati pelayanan kita demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.