Program Lingkungan Hidup

SapiProgram Lingkungan Hidup

Melalui program-program lingkungan hidup diha¬rapkan masyarakat dam¬pingan Yayasan Maha Bhoga Marga memiliki pengetahuan lingkungan yang komprehensif, te¬rampil memelihara alam sebagai komponen kehi¬dupan dalam berbagai ke¬giatan sehari-hari, serta memiliki sikap menyayangi lingkungan hidup sebagai rasa tanggung jawab demi kelangsungan generasi mendatang. Oleh sebab itu tujuan program ini adalah terbangunnya pri¬laku yang berwawasan lingkungan dari masyara¬kat yang didampingi baik dalam mereka menjalan¬kan usaha maupun dalam kehidupan sehari-hari.

a. Pengelolaan sampah rumah tangga

1. Tujuan program:
• Peserta program mampu mengatasi masalah sampah yang ada di rumah tangganya.sehingga mampu menciptakan lingkungan yang ber¬sih dan sehat di ru¬mah tangga masing-masing.
• Meningkatkan kebiasaan hidup sehat dari peserta program.
• Rasa tanggung jawab dari peserta program terhadap kelestarian lingkungan hidup me¬ningkat dibandingkan dengan sebelum pro¬gram ini dilaksanakan.
• Peserta program mampu memberi nilai guna terhadap sampah rumah tangga.

2. Jumlah Dampingan: 71 ke¬luarga

3. Kegiatan:
• Pemilahan sampah organik dan anorganik di rumah tangga peserta program
• Pembuatan kompos
• Diskusi terfokus berke¬naan dengan sampah dan pengaruhnya terha¬dap lingkungan hidup yang dilaksanakan em¬pat bulan sekali.

b. Energi Alternatif

Program ini dirancang dengan tujuan agar ma¬syarakat memiliki pema¬haman dan pilihan-pili¬han berbagai energi yang tersedia di alam, sehingga ketergantun¬gan terhadap energi tertentu dapat dikurangi.

1) Biogas

Program ini dirancang guna mengoptimalkan pemanfaatan kotoran ternak dari Kelompok Peternak Sapi (KPS) yang didampingi oleh Yayasan Maha Bhoga Marga.
Tujuan:
a) Mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil
b) Memanfaatkan dan menambah nilai guna limbah ternak
c) Meningkatkan sumber energi tanpa merusak lingkungan
d) Menjaga sanitasi lingkungan

Jumlah biogas yang sudah dibangun hingga Desember 2009 adalah enam instalasi biogas yang tersebar diberbagai tempat di Bali.

2) Energi Solar

Adalah percontohan pemanfaatan energi surya untuk penerangan yang di pasang di Kam¬pus MBM. Diharapkan percontohan ini akan menjadi pilihan penye¬diaan energi listrik bagi masyarakat terpencil yang belum dijangkau oleh jaringan PLN.

3) Pertanian Lestari

Sampai saat ini program pertanian lestari baru sampai pada tataran pelatihan pertanian ra¬mah lingkungan yang pada tahun 2009 dilak¬sanakan di dua tempat yaitu di Ambyarsari – Jembrana dan Puseh – Bangli. Untuk tahun-ta¬hun ke depan program ini akan dikembangkan melalui pendekatan ke¬lompok dalam program Kelompok Pertanian Lestari (KPL)